Cegah Politik Identitas Pemilu 2024 di Media Masa, Dewan Pers Keluarkan Pedoman Pemberitaan

18 Januari 2023, 10:00 WIB
Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu melakukan jumpa pers perdananya dalam periode kepemimpinan pada sisa masa keanggotaan 2022-2025 di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa, 17 Januari 2023.* /Youtube/Dewan Pers/

TABANAN BALI - Mendekati Pemilu 2024 Dewan Pers mengeluarkan pedoman bagi para Jurnalis untuk mencegah maraknya politik identitas.

Dewan Pers telah mengeluarkan peraturan tentang pedoman pemberitaan isu keberagaman sebagai bentuk pencegahan menguatnya politik identitas di media masa jelang Pemilihan Umum 2024.

"Kita sudah mengeluarkan pedoman pemberitaan yang berperspektif keberagaman. Jadi, kita tahu bahwa salah satu tantangan dalam pemberitaan itu yang memiliki potensi isu SARA, atas nama agama, atas nama kepentingan politik tertentu, lalu melakukan berbagai bentuk diskriminasi,” kata Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu di Jakarta, Selasa.

Baca Juga: Jadwal TV NET Rabu 18 Januari 2023: Tayangan Makan Enak, Ghost Doctor, Top Spot dan Biar Viral

Dia mengatakan pedoman yang dikeluarkan pada penghujung tahun 2022 itu menjadi pedoman pula bagi aparat penegak hukum.

Dalam melakukan pemeriksaan terhadap kasus pemberitaan terkait karya jurnalistik yang melakukan pelanggaran kode etik keberagaman.

Ninik menyebut tugas selanjutnya ialah menyosialisasikan Peraturan Dewan Pers tentang Pedoman Pemberitaan Isu Keberagaman tersebut kepada Insan Pers.

Baca Juga: KUR Bank Mandiri Segera Cair Awal Tahun 2023, Simak Syarat Pengajuan Kredit Berikut Ini

"Tahun 2023 ini saya akan meminta kepada perusahaan-perusahaan pers untuk melakukan internalisasi di perusahaan pers masing-masing," ujarnya.

Ninik menyebut pedoman pemberitaan Isu Keberagaman tersebut akan menjadi bagian dari materi uji kompetensi wartawan yang dilakukan Dewan Pers.

"Jadi, dari (tingkat) muda ke madya, dari madya ke utama, salah satu materi yang diuji adalah perspektif gender, perspektif kesetaraan dan keadilan, perspektif keberagaman, perspektif pada kode etik jurnalistik, termasuk perspektif terhadap anak dan disabilitas," jelasnya.

Baca Juga: Jadwal TV SCTV Rabu 18 Januari 2023: Saksikan FTV Rental Cinta Malah Kena Ulti, Cinta 2 Pilihan, Tajwid Cinta

Ketua Komisi Hubungan Antar-Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers Totok Suryanto mengatakan bahwa Dewan Pers saat ini sedang merencanakan kerja sama nota kesepahaman dengan pihak penyelenggara pemilu.

"Kita sedang merencanakan MoU dengan pihak-pihak yang memang jadi stakeholder dari pemilu," ujarnya.

Sementara Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers Yadi Hendriana menambahkan perlindungan terhadap pewarta atau jurnalis tidak mengalami perbedaan pada tahun pemilu.

Baca Juga: Jadwal TV ANTV Rabu 18 Januari 2023: Mega Bollywood Billu Barber, Anupamaa dan Suami Pengganti

Termasuk akan tetap menindaklanjuti kasus-kasus kekerasan terhadap jurnalis, mulai dari bentuk intimidasi hingga kekerasan fisik.

"Seandainya berhubungan dengan karya jurnalistik maka dia mendapat hak perlindungan. Kalau seandainya karya jurnalistiknya ada sedikit mungkin tanpa verifikasi atau diprotes dan lain-lain, hanya ada dua yang dilakukan, yaitu hak jawab dan hak koreksi," katanya.

Ia menyebut Dewan Pers juga telah memiliki satuan tugas (satgas) antikekerasan terhadap jurnalis. "Selain Dewan Pers juga kita bersama-sama dengan konstituen membentuk satgas tersebut dan mereka yang akan bekerja 24 jam bersama-sama mengawasi dan melakukan advokasi," ucapnya.

Baca Juga: 5 Bakal Calon Ketum PSSI Berlomba, Dua Menteri Turut Bersaing Berebut Tonggak Kepemimpinan

Sebelumnya, pada Juni 2022, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan jajaran pengurus Dewan Pers membahas kerja sama dan memperkuat kemitraan untuk mencegah politik identitas menjelang Pemilu 2024.

"Jadi, ini yang tadi kami bahas dan sepakat, ke depan kami harus menjaga ini semua sehingga kami bisa memberikan literasi pendidikan tentang bagaimana bersama-sama menjaga politik yang sehat yang tentunya ini menjadi perhatian kami bersama,” kata Sigit usai pertemuan tersebut.***

Editor: Aulia Nasri

Sumber: Dewan Pers

Tags

Terkini

Terpopuler